Perang Dagang Membuat Minyak Bervariasi

Broker Forex STP Indonesia

Minyak berjangka bervariasi pada hari Senin, dengan minyak mentah AS melemah, karena investor dan pedagang cemas atas prospek pertumbuhan ekonomi global di tengah kebuntuan dalam pembicaraan perdagangan Sino-A.S.

Futures West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 61,58 per barel, turun 9 sen, atau 0,2% pada 0223 GMT, dari penyelesaian sebelumnya. WTI menutup sesi terakhir stabil pada hari itu.

Sementara itu, minyak mentah Brent berjangka berada di $ 70,73 per barel, naik 11 sen, atau 0,2%, dari penutupan terakhir mereka. Brent mengakhiri sesi sebelumnya sedikit berubah.

Konflik perdagangan antara dua ekonomi utama dunia meningkat pada hari Jumat, dengan Amerika Serikat menaikkan tarif barang-barang China senilai $ 200 miliar setelah Presiden Donald Trump mengatakan Beijing “melanggar kesepakatan” dengan mengingkari komitmen sebelumnya yang dibuat selama berbulan-bulan negosiasi.

Partai-partai muncul di jalan buntu perundingan pada hari Minggu ketika Washington menuntut janji perubahan konkret terhadap hukum Tiongkok dan Beijing mengatakan tidak akan menelan “buah pahit” yang merugikan kepentingannya.

Amerika Serikat dan China bersama-sama menyumbang 34% dari konsumsi minyak global pada kuartal pertama 2019, data dari Badan Energi Internasional menunjukkan.

“Perang perdagangan AS-Cina akan meningkat, yang akan membatasi kenaikan harga,” kata Abhishek Kumar, kepala analisis di Interfax Energy di London.

“Pelaku pasar akan mengamati dengan seksama langkah pembalasan China dalam menanggapi pengenaan tarif tambahan AS pada barang-barang Cina,” kata Kumar, menambahkan perselisihan itu “bisa sangat merusak pertumbuhan permintaan minyak global”.

Secara terpisah, dalam indikator awal output masa depan, perusahaan energi A.S. minggu lalu mengurangi jumlah rig minyak yang beroperasi untuk ketiga kalinya dalam empat minggu.

Pengebor memotong dua rig minyak dalam seminggu hingga 10 Mei, sehingga jumlah totalnya turun menjadi 805, kata General Electric (NYSE: GE) perusahaan jasa energi Baker Hughes Co dalam laporan yang diikuti dengan cermat pada hari Jumat.

Hitungan rig telah menurun selama lima bulan terakhir karena perusahaan eksplorasi dan produksi independen memangkas pengeluaran untuk pengeboran baru.


Baca juga berita lainnya di: https://tradingpintar.com/

Untuk info lebih lanjut hubungi: +62811837700


Broker Forex STP Indonesia PT. Cerdas Indonesia Berjangka merupakan sebuah Broker Forex pertama di Indonesia sebagai pelopor sistem “Straight Through Processing” atau STP dalam transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi. Pada perdagangan derivatif terdapat transaksi dua arah, yaitu posisi jual dan posisi beli. Dimana pelaku pasar memperoleh dua keuntungan dari dua posisi tersebut. Dalam hal ini, Broker Forex STP Indonesia PT. Cerdas Indonesia Berjangka bekerja sama dengan pedagang yang memiliki hubungan langsung ke pasar finansial



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *